Santri Talk Show Bersama Duta Santri Nasional dan Inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia


Foto kegiatan Santri Talk Show  di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan /Foto: (Dokumentasi Duta Satri)

KAMELA|Duta Satri 23 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, digelar kegiatan Santri Talk Show  di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan. Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Ashabul Hadi Rangkuti, S.Pd, Ketua Umum Duta Santri Nasional Provinsi Sumatera Utara sekaligus kepala Sekolah Nur Ihsan IFDS, dan Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS, Ketua Umum Matahari Pagi Indonesia sekaligus inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia.

Kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan, Buya Syech Ali Akbar Marbun, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H. Ahmad Faisal Nasution, M.HI, serta Ketua DPW MHKI Sumut, Dr. dr. Beni Satria, M.Kes., S.H., M.H.. Acara ini turut dihadiri oleh para santri se-Kota Medan, pengurus organisasi Islam, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Bapak Faisal Pakis dari Kementerian Agama Kota Medan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Santri Talk Show yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara bergilir di berbagai pesantren di Kota Medan bersama Duta Santri Nasional dan tokoh masyarakat.

Sementara itu, Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS dalam materinya membahas pentingnya menjaga kesehatan di era digital. Ia mengingatkan para santri tentang dampak negatif penggunaan gadget berlebihan terhadap kesehatan fisik dan mental generasi muda. Beliau juga berharap kegiatan edukatif ini dapat dilaksanakan secara rutin bagi para santri di Kota Medan dan Sumatera Utara.

Di sisi lain, Ashabul Hadi Rangkuti, S.Pd memberikan motivasi kepada seluruh santri agar bangga menjadi bagian dari kalangan santri. Ia menegaskan bahwa banyak tokoh nasional yang lahir dari pesantren, termasuk para menteri dan bahkan wakil presiden. “Ayo kita sukses dan berdampak bagi Indonesia. Kalau tidak sekarang, kapan lagi?” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai brand kesehatan dan gaya hidup, seperti Kahf, Emina, Bucket Sasayaroom, dan Parfum Florean. Sebagai bentuk apresiasi, Kahf juga mengadakan kegiatan barbershop gratis untuk para santri Kota Medan.

Melalui Santri Talk Show ini, semangat dan kontribusi santri dalam membangun negeri kembali ditegaskan. Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga pelopor perubahan positif bagi bangsa dan masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama