Himpunan Mahasiswa Islam atau yang sering disingkat HMI adalah organiasi mahasiswa tertua di Indenosia. Melalui spirit perjuangan, HMI telah melwati berbagai zaman dalam kehidupan dan dinamika bernegara. HMI tidak hanya organisasi yang berdiri sebagai tempat pembinaan, melainkan sebagai organisasi yang mempunyai komitmen fundamental keislaman dan keindonesiaan.
Perkembangan zaman yang ditandai dengan arus globalisasi yang cepat, revolusi teknologi yang kian berkembang dan dinamika sosial politik yang kompleks telah menghadirkan tantangan baru bagi tubuh HMI itu sendiri. HMI dalam perkembangannya harus bisa menyesuaikan dengan kondisi zaman. Melalui ide Nilai Dasar Perjuangan (NDP), sebagai landasan bergerak secara ideologi baik dalam individu kader HMI atau dalam organiasi secara keseluruhan. HMI harus terus melakukan internalisasi penanaman NDP disetiap jenjang pengkaderan, baik pelatihan formal maupun in-formal dan pelatihan lainnya.
Hasil dari internasilasi tersebut diharapkan mampu melahirkan kader dengan 5 Kualitas Insan Cita, seperti Akademis, Pencipta, Pengabdi, Bernafaskan Islam, dan Bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang di ridhoi Allah SWT. Proses internaliasi ini akan menjadi titik awal HMI dalam menjawab dan bertahan disetiap dinamika zaman.
HMI dimasa depan harus mampu bertranformasi menjadi organiasi yang aktif dengan berbasis teknologi dan tetap memegang teguh nilai nilai keislaman dan keindonesiaan. Dengan mengadopsi teknologi digital, HMI melalui kaderisasi difokuskan bukan hanya bicara kuantitas tetapi juga kualitas, sebagaimana ditekankan dengan kebutuhan zaman yang berbasis teknologi, berpikir kritis, serta kemampuan individu yang relevan perkembangan IPTEK.
Ditulis oleh : Muhammad Ardiansyah Putra Sinaga, pada forum LK3 HMI Badko Sumut
