![]() |
| Lhokseumawe — Pekan Olahraga Teknik Industri (POTI) resmi dibuka, Sabtu (18/4/2026), dengan mengusung tema “Stronger Together: Sport, Integrity, and Industrial Brotherhood.” (Dok. Ist) |
Lhokseumawe — Pekan Olahraga Teknik Industri (POTI) resmi dibuka, Sabtu (18/4/2026), dengan mengusung tema “Stronger Together: Sport, Integrity, and Industrial Brotherhood.” Kegiatan tahunan ini menjadi ajang mempererat solidaritas mahasiswa Teknik Industri melalui kompetisi olahraga.
Pembukaan berlangsung meriah dan diikuti mahasiswa dari berbagai angkatan. Acara diawali dengan parade kontingen, penampilan seni, serta seremoni pembukaan sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Ketua panitia, Alfatah, mengatakan POTI tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan antar mahasiswa. “Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun solidaritas di lingkungan Teknik Industri,” ujarnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, Noval Nawai, menyebut POTI sebagai ruang kolaborasi yang dapat memperkuat identitas mahasiswa. Ia berharap semangat industrial brotherhood tidak hanya terasa saat pertandingan, tetapi juga dalam aktivitas akademik dan organisasi sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Industri, Khairul Anshar, S.T., M.T., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, POTI merupakan wadah pembentukan karakter mahasiswa, terutama dalam menanamkan nilai integritas, sportivitas, dan kerja sama tim.
Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan dalam kegiatan ini, di antaranya futsal, bola voli, bulu tangkis, dan e-sport. Seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
POTI dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu membentuk mahasiswa yang aktif, kompetitif, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
