INFO: KAMELA (Kabar Milenial Aceh) • Informasi Terpercaya Langsung Dari Aceh

Iklan

Iklan

Industri Luar Menyala, Dapur Aceh Berasap Kayu

Kamela
Menghitung...
03:00
Ket:Ilustrasi Gambar 

ACEH— Pepatah baru tersebut kini nyata menggambarkan ironi di tanah Aceh. Di tengah masifnya temuan cadangan gas bumi, masyarakat lokal justru masih harus berjuang dengan keterbatasan energi di rumah sendiri.

Rencana pemerintah pusat mengalirkan gas dari Blok South Andaman dan Andaman II menuju Jawa Timur kini diikuti oleh geliat eksplorasi empat blok baru oleh Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Blok-blok tersebut meliputi Blok Lhokseumawe (potensi terbesar), South Block A yang diminati BUMD PT PEMA, Blok Meuseuraya, dan proyek JPEC/JOGMEC. BPMA bahkan menargetkan dua kontrak *Production Sharing Contract* (PSC) rampung tahun ini, dan dua lainnya pada awal 2027.

Namun, derasnya investasi ini kontras dengan realitas sosial. Belum lama ini, program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sempat kritis akibat masalah anggaran. Ditambah lagi, proyek jaringan gas (jargas) rumah tangga untuk warga lokal berjalan sangat lambat dan baru menyentuh segelintir desa.

Masyarakat menyuarakan kritik tajam: sangat ironis jika gas bumi dari rahim Aceh dialirkan ribuan kilometer untuk menghidupkan industri luar daerah, sementara mayoritas warga tempatan belum pernah menikmati gas pipa dan masih terpaksa mengandalkan kayu bakar untuk memasak.

Publik mendesak pemerintah dan pelaku industri untuk memprioritaskan keadilan energi bagi masyarakat Aceh terlebih dahulu, sebelum hasil buminya dibawa keluar daerah.


REDAKSI

Kamela

Kontributor aktif KAMELA. Menyajikan berita terkini dan mendalam dari Aceh untuk generasi milenial.

BAGIKAN KE TEMAN

WhatsApp Salin