Lhokseumawe — Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan dengan modus meminta sumbangan biaya jenazah yang belakangan dilaporkan terjadi di wilayah Lhokseumawe.
Seorang pria diduga mendatangi rumah kos warga sekitar waktu Magrib dan mengaku sedang mengalami musibah keluarga. Pelaku menyampaikan bahwa ibunya datang ke kos, kemudian terjatuh di kamar mandi, dilarikan ke rumah sakit, dan meninggal dunia. Dengan alasan kekurangan biaya untuk menyewa mobil jenazah menuju Banda Aceh, pelaku meminta bantuan uang kepada penghuni kos.
Korban yang merasa iba kemudian memberikan uang sebesar Rp150 ribu. Pelaku sempat berjanji akan mengembalikan uang tersebut setelah waktu Isya. Namun hingga kini, pelaku tidak kembali dan nomor telepon yang diberikan tidak dapat dihubungi.
Terakhir, pelaku dilaporkan beraksi di salah satu rumah kos mahasiswa yang berada di belakang Al Munawarah, Lhokseumawe. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, modus serupa disebut telah memakan beberapa korban lain di wilayah tersebut.
Warga diimbau agar tidak mudah percaya terhadap permintaan bantuan dari orang yang tidak dikenal tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Jika menemukan kejadian serupa, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti.
