Palembang/Lhokseumawe — Gelombang awal delegasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe resmi diberangkatkan menuju Kota Palembang untuk mengikuti rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Regional Sumatera 2026 yang berlangsung pada 4–7 Juni 2026.
Rombongan yang berangkat pada Selasa (3/6) bertolak melalui Bandara Internasional Kuala Namu Medan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menggunakan penerbangan langsung, sebelum selanjutnya menempati akomodasi di Hotel Santika Radial Palembang.
Gelombang awal keberangkatan ini diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai bidang pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Di antaranya Chalidia sebagai Pegawai Pendamping KPwBI Lhokseumawe, H. Akbar Miswari, S.Sos., Ketua Umum Forum Dai Milenial (FDM) yang dipercaya mengikuti Training of Trainer (ToT) Da’i, Lutfiana Ulfa dan Dona Desta pada kategori Modest Fashion Design Competition, Munawir dan Armia pada ToT Sertifikasi Nazhir, serta Tuhfatul Athal dan Ravika Nuzula yang mengikuti ToT Content Creator.
Keberangkatan ini merupakan bagian dari pengiriman delegasi KPwBI Lhokseumawe ke berbagai kategori kegiatan FESYAR Sumatera 2026 yang tersebar dalam beberapa gelombang keberangkatan.
Pegawai Pendamping Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Chalidia, menyampaikan bahwa keterlibatan peserta dari berbagai sektor menunjukkan komitmen dalam memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi syariah di daerah.
“Keikutsertaan delegasi dari berbagai kategori ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Kami berharap seluruh peserta dapat membawa pengalaman, jaringan, dan ilmu yang nantinya dapat diimplementasikan kembali di daerah masing-masing,” ujar Chalidia.
Sementara itu, Ketua Umum Forum Dai Milenial (FDM), H. Akbar Miswari, S.Sos., yang mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Da’i, menilai bahwa penguatan kapasitas dai dalam memahami ekonomi syariah menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan dakwah masa kini.
“Dakwah hari ini harus mampu hadir menjawab persoalan umat secara menyeluruh, termasuk pada aspek ekonomi dan keuangan syariah. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperluas wawasan, memperkuat jejaring, dan menghadirkan nilai-nilai ekonomi syariah yang lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap H. Akbar Miswari.
Selain delegasi yang berangkat pada gelombang awal, KPwBI Lhokseumawe juga menjadwalkan keberangkatan peserta lain pada beberapa kategori kegiatan dan kompetisi selama rangkaian FESYAR Sumatera 2026 berlangsung.
Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera sendiri menjadi agenda strategis dalam mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui kolaborasi, transformasi digital, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat regional.
Melalui keikutsertaan para delegasi dalam berbagai kategori kegiatan tersebut, diharapkan lahir sumber daya manusia yang semakin kompeten dan mampu menjadi penggerak pengembangan ekonomi syariah di daerah. Partisipasi ini juga menjadi wujud komitmen KPwBI Lhokseumawe dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Reporter: Kabar Milenial Aceh (KAMELA)
Palembang, Juni 2026
