INFO: KAMELA (Kabar Milenial Aceh) • Informasi Terpercaya Langsung Dari Aceh

Iklan

Iklan

Dari Lahan Menjadi Pangan: Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Gampong Cot Leupee

Kamela
Menghitung...
03:00


Pada hari Kamis, 27 Agustus 2026 mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 10 melaksanakan kegiatan penanaman sayur kangkung di Gampong Cot Leupee. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lahan produktif sekaligus mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di tingkat gampong.

Kegiatan penanaman sayur kangkung dilakukan sebagai langkah sederhana dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai sumber pangan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada budidaya sayuran yang mudah dilakukan, memiliki masa panen relatif singkat, serta dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga. Pemanfaatan lahan untuk menghasilkan bahan pangan diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan pangan dari luar lingkungan gampong.

Ketua Kelompok KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 10,Fajar Hidayatullah, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman kangkung merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengajak masyarakat memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk mendukung ketahanan pangan.

“Kami berharap kegiatan penanaman kangkung ini tidak hanya menjadi kegiatan sementara, tetapi dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia sebagai sumber pangan. Dengan menanam dan menghasilkan sayuran sendiri, masyarakat dapat meningkatkan kemandirian sekaligus ikut mendukung ketahanan pangan di Gampong Cot Leupee,” ujar Fajar Hidayatullah.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan beberapa tahapan, mulai dari menyiapkan lahan, membersihkan area tanam, menyiapkan media tanam dan benih, hingga melakukan penanaman benih kangkung. Seluruh tahapan dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.

Selain kegiatan penanaman, mahasiswa juga memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya pemanfaatan lahan untuk produksi pangan, perawatan tanaman, serta keberlanjutan budidaya sayuran. Tanaman kangkung dipilih karena mudah dibudidayakan dan dapat menjadi salah satu sumber sayuran yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan berbasis pemanfaatan potensi lokal. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat diarahkan menjadi lahan produktif yang menghasilkan bahan pangan. Dengan demikian, kegiatan bercocok tanam tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan pangan bagi masyarakat.

Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menyediakan pangan secara mandiri, berkelanjutan, dan mudah dijangkau. Oleh karena itu, kegiatan penanaman kangkung diharapkan dapat menjadi awal dari kegiatan budidaya sayuran lainnya di Gampong Cot Leupee.

Dengan adanya kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 10 berharap tanaman kangkung yang telah ditanam dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Hasil panen nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan rumah tangga sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan budidaya pangan secara mandiri.

Kegiatan penanaman sayur kangkung berlangsung dengan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 10 berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya menciptakan Gampong Cot Leupee yang hijau, produktif, mandiri, dan tangguh dalam ketahanan pangan.



REDAKSI

Kamela

Kontributor aktif KAMELA. Menyajikan berita terkini dan mendalam dari Aceh untuk generasi milenial.

BAGIKAN KE TEMAN

WhatsApp Salin