Aceh Utara — Tgk Lukmanul Hakim, santri Dayah Nahdhatul Ulum, Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, yang berhasil meraih Juara I Lomba Kamtibmas Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025, turut tampil dalam rangkaian peringatan Milad 800 Tahun Samudera Pasai di Aceh Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Tgk Lukmanul Hakim menyampaikan pesan kepada para santri, pemuda, dan seluruh masyarakat Aceh Utara agar menjadikan momentum 800 tahun Samudera Pasai sebagai titik kebangkitan bersama.
“Dengan momentum Milad 800 Tahun Samudera Pasai ini, mari kita bersama-sama menjaga adat istiadat dan syariat Islam serta membangun generasi yang berakhlak mulia. Santri, pemuda, dan seluruh masyarakat Aceh Utara harus mengambil peran dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu, demi terwujudnya Aceh Utara yang bangkit, bermartabat, dan berkemajuan,” pesan Tgk Lukmanul Hakim.
Menurutnya, kejayaan Samudera Pasai bukan sekadar bagian dari catatan sejarah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi saat ini untuk terus membangun Aceh dengan berlandaskan agama, adat, ilmu pengetahuan, dan akhlak.
Peringatan Milad 800 Tahun Samudera Pasai diharapkan tidak hanya menjadi perayaan sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga identitas dan nilai-nilai luhur Aceh yang telah diwariskan oleh para ulama dan pendahulu.
Keterlibatan Tgk Lukmanul Hakim dalam momentum bersejarah tersebut menjadi bagian dari semangat generasi muda untuk terus menjaga warisan sejarah sekaligus mengambil peran dalam membangun masa depan Aceh Utara.
Dari Samudera Pasai untuk Aceh Utara yang bangkit: menjaga adat, menegakkan syariat, dan membangun generasi berakhlak.
