KAMELA-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 melaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan serai sebagai anti nyamuk alami di Desa Cot Trueng. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat serta upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, seperti demam berdarah.
Sosialisasi ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat dengan penuh antusias. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai manfaat serai sebagai bahan alami pengusir nyamuk yang aman, ramah lingkungan, serta mudah ditemukan di sekitar rumah. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mempraktikkan secara langsung cara mengolah serai menjadi cairan anti nyamuk alami yang dapat digunakan sehari-hari.
Ketua PKK Desa Cot Trueng, Ibu Nur Aziza, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Beliau mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memberikan pengetahuan baru tentang pemanfaatan tanaman serai sebagai alternatif pengusir nyamuk yang alami dan ekonomis. “Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat bagi ibu-ibu di desa. Kami jadi tahu bahwa serai yang selama ini hanya digunakan sebagai bumbu dapur ternyata bisa dijadikan anti nyamuk alami,” ujar Ibu Nur Aziza.
Salah satu peserta kegiatan juga mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan wawasan baru serta dapat langsung dipraktikkan di rumah. “Kami senang bisa belajar membuat anti nyamuk dari bahan alami. Selain aman, bahan-bahannya juga mudah didapat di sekitar rumah,” tuturnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Kelompok 12 berharap masyarakat Desa Cot Trueng dapat memanfaatkan tanaman serai sebagai solusi alami untuk mengurangi gangguan nyamuk sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat desa.
