Tasmi' Akbar Sanbut Ramadhan, Mahasiswa PTQI Khatam 30 Juz Dalam Sehari



KAMELA-Kegiatan Tasmi’ Akbar dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 Hijriah sukses diselenggarakan oleh Kementerian Agama Dewan Eksekutif Mahasiswa PTIQ Jakarta pada Kamis, 12 Februari 2026. Mengusung tema “Menata Hati dengan Al-Qur’an, Menyambut Ramadhan dengan Cahaya”, acara ini menjadi momentum spiritual bagi seluruh mahasiswa untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan hati yang lebih bersih dan jiwa yang lebih dekat kepada Al-Qur’an.

Sejak pagi hingga ba’da Isya, suasana dipenuhi lantunan ayat-ayat suci. Para peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam membaca dan Mentasmi’ Al-Qur’an. Kegiatan tasmih dilaksanakan secara berkesinambungan dari juz 1 hingga penutupan juz 30 yang ditutup secara bersama-sama, menciptakan suasana haru dan penuh kekhidmatan.

Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan hadrah dari Syabab Al-Qur’an Al-Banjari yang semakin menambah semarak suasana. Siraman rohani disampaikan oleh KH Mehlul Idana MA yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan hanya bacaan lisan, tetapi juga tuntunan dalam setiap langkah kehidupan.

Presiden Mahasiswa, Sahrul HR, dan Ketua panitia, Satria Bilal Ramadhan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Sementara itu, Presiden Mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa PTIQ Jakarta berharap agar kegiatan ini menjadi titik awal sinergi seluruh elemen kampus dalam menyambut Ramadhan dengan semangat kebersamaan dan ketakwaan.

Kemenag PTIQ Jakarta, Muhammad Fauzan putra daerah asal Aceh yang kini berkembang dan berkiprah di Jakarta juga menyampaikan harapannya agar seluruh mahasiswa PTIQ Jakarta tidak hanya sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya Tasmi’ Akbar ini, diharapkan Ramadhan 1447 Hijriah dapat disambut dengan hati yang lebih tertata, jiwa yang lebih bercahaya, dan komitmen yang lebih kuat untuk hidup bersama Al-Qur’an.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama