Syawal Penuh Makna: Rihlah Mahabbah FDM Satukan Ulama dan Umat Aceh


Lhokseumawe — Forum Dai Milenial (FDM) kembali menggelar kegiatan keagamaan bertajuk Rihlah Mahabbah pada 4 dan 5 Syawal 1447 H, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai dakwah di tengah masyarakat Aceh pasca Idulfitri.

Rihlah Mahabbah akan menghadirkan sejumlah ulama kharismatik Aceh, di antaranya Abu Mudi, Waled NU, Abi Zahrul, Abiya Kuta Krueng, Ayah Cot Trueng, Ayah Batee Iliek, Abiya Mafadh, Walidi Paloh Gadeng, hingga Abiya Jeunieb. Kehadiran para ulama tersebut diharapkan mampu memberikan pencerahan rohani sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Ketua Umum FDM, H. Akbar Miswari, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kecintaan kepada ulama serta komitmen FDM dalam menghadirkan dakwah yang sejuk dan menyatukan.

“Rihlah Mahabbah bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat hubungan antara ulama dan umat. Kita ingin menjaga tradisi keilmuan sekaligus menghadirkan dakwah yang mampu merangkul semua kalangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia H. Al-Munawir menegaskan bahwa seluruh persiapan kegiatan telah dilakukan secara maksimal demi memastikan acara berjalan lancar dan khidmat.

“Kami bersama seluruh panitia telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin, mulai dari koordinasi dengan pihak dayah hingga teknis pelaksanaan di lapangan. Harapan kami, Rihlah Mahabbah ini dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap syiar dakwah dan kecintaan kepada ulama.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di sejumlah dayah, di antaranya Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda, Dayah Raudhatul Ma’arif, Dayah Tuhfatul Baidha’ Al-Aziziyah, Dayah Raudhatul Mudi, Dayah Mudi Mesra Samalanga, Dayah Ummul Ayman Samalanga, Dayah Jamiah Al-Aziziyah, serta Dayah Darul Munawwarah.

Melalui kegiatan ini, FDM berharap Rihlah Mahabbah dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada ulama, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat Aceh.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama